7 Hari ke Depan, ASN dan THL Sekretariat DPRD Sulut Bekerja di Rumah


Manado, MX

Pasca Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Utara (Sulut), Glady Kawatu secara terbuka menyampaikan bahwa dirinya positif Covid-19, Senin (12/10), Sekretariat DPRD Sulut mengambil langkah cepat untuk test swab kepada mereka yang kontak erat resiko tinggi (KERT). Hasilnya bertambah 5 kasus baru. Kelima orang ini adalah aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga harian lepas (THL).

Hal ini membuat gedung cengkih ditutup selama 7 hari dan ASN juga THL harus bekerja dari rumah. Langkah tersebut diambil guna memutus pandemi ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sulut, Gemmy Kawatu saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengatakan, sudah ada enam orang yang terkontaminasi pandemi Covid-19, termasuk di dalamnya Sekwan Sulut.

"Hari ini sudah bertambah 5 kasus baru yakni PNS dan THL yang bekerja di DPRD Sulut. Jadi semua berjumlah 6 orang, termasuk Sekwan Sulut. Untuk memutuskan pandemi ini, gedung DPRD ditutup selama satu minggu. Jadi diterapkan bekerja dari rumah," kata Gemmy Kawatu, Selasa (13/10).

Sementara itu, dalam siaran pers yang disampaikan Jubir Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel, berdasarkan hasil swab yang dilakukan, ditemukan lima orang yang positif Covid-19.

“Dari hasil pemeriksaan swab, terdapat lima kasus terkonfirmasi positif yang terdiri dari empat orang ASN dan THL," kata Dandel. (Eka Egeten)