Tak Libatkan Masyarakat Saat Pemeriksaan, Warga Pertanyakan Inspektorat Minsel


Motoling Barat, MX

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Inspektorat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sambangi desa Tondei Satu, Kecamatan Motoling Barat. Kunjungan ini terkait laporan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang sudah diserahkan beberapa bulan lalu.

Pemeriksaan yang didampingi oleh penjabat Hukum Tua Nita Lumapow, Bendahara desa Jelly Mogogibung dan Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Frengki Sual, berlangsung Rabu (14/10).

Saat hendak dimintai keterangan, pihak Inspektorat enggan memberikan keterangan namun mengakui jika kunjungan ini benar terkait pelaporan BPD Tondei Satu.

"Iyo, ini pemeriksaan yang BPD da lapor. Cuma torang nda bisa kase keterangan. Nanti sesudah ini kami akan panggil BPD for saling klarifikasi," ujar Novke Sumangkut, salah satu staf Inspektorat Minsel.

Kedatangan tim Inspektorat Minsel kali ini menuai pendapat dari masyarakat Tondei Satu. Hesti Tombuku menuturkan, pemeriksaan ini sebaiknya melibatkan masyarakat.

"Kalu boleh dorang ja datang ja ba tanya pa masyarakat. Supaya  masyarakat boleh menyampaikan keluhan," tutur warga Jaga 4 ini.

Lanjutnya, dia berharap supaya pemeriksaan ini harus teliti karena diyakini, pekerjaan ini memiliki masalah.

"Harapan dari kami masyarakat, kunjungan dari Inspektorat di desa Tondei Satu  supaya periksa dengan teliti atau dengan sebaiknya tu jalan paving, juga talud, dan juga masalah air Pansimas.  Karna menurut kami tu dorang pe kerja nda becus, nda sesuai dengan harapan masyarakat," harap ibu dua orang anak ini.

Ketua BPD Tondei Satu, Hanly Mogogibung pun merasa kecewa. Tidak dilibatkan saat pemeriksaan jadi pemicu tanggapan miring BPD.

"BPD Tondei Satu pertanyakan pemeriksaan Inspektorat Minsel pada hari ini. Masalahnya masyarakat dan BPD tidak dilibatkan untuk mendampingi Inspektorat dalam menjelaskan serta menunjukkan kepada mereka tentang masalah yang dilaporkan," ungkapnya.

Menurutnya, jika hanya melibatkan pihak Pemdes, proyek-proyek yang dilaporkan BPD bisa saja tidak ditunjukkan. Ia mempertanyakan mengapa BPD nanti akan dimintai keterangan pada hari Senin.

"Jelas saja kalu cuma Pemdes yang dampingi, apakah Pemdes da kase tunjung tu butul? Kage proyek 2018 Pemdes kase tunjung proyek 2017. Justru kita sebagai Ketua BPD bingo. Torang dapa pange nanti mo klarifikasi di kantor Inspektorat pada hari Senin, sesuai dengan penyampaian dari Ibu Novke Sumangkut selaku Inspektorat Minsel. Kyapa ndak langsung di lokasi pemeriksaan?" tutup Mogogibung. (Tim MN)