Lombok Desak Perda Protokol Covid-19 Harus Ada Terobosan Jelas


Manado, MX

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait penegakan protokol Covid-19, mulai diseriusi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Wakil rakyat gedung cengkih berharap setiap ketentuan dalam regulasi tersebut harus diperjelas dan memiliki trobosan yang jelas.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Sulut, Billy Lombok, selaku Koordinator Komisi IV DPRD Sulut.

Menurutnya, dalam pengaturan penegakkan protokol Covid-19 diminta agar penetrasinya harus jelas ke mana. Aturan itu harus memiliki terobosan dalam realisasinya.

"Kalau saya lihat penetrasi persoalan yang ada di sini hanya masker. Kemudian bagaimana agar tidak berinteraksi dan saling menularkan. Padahal menurut kami itu perlu diperjelas, misalnya siapa yang mau tagih ini denda. Pemberian skors dari siapa. Kalau cuma mencuci tangan itu sudah lama," kata politis Partai Demokrat Sulut ini.

Banyak hal baginya harus dipertimbangkan kembali. Apalagi ini sudah akan ada pelaksanaan vaksin. Sementara tidak ada pengaturannya.

"Sekarang kalau ada orang yang tidak mau divaksin bagaimana," ungkap wakil rakyat daerah pemilihan Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara ini.

Lanjut dikatakan Lombok, kalau semuanya dalam rapat sudah merasa regulasi ini bisa dikeluarkan maka silahkan dikeluarkan. Hanya saja perlu mewaspadai kalau terjadi persoalan.

"Apabila terjadi persoalan maka kita akan kerja dobel. Kita berpikir bersama bagaimana covid ini bisa diselesaikan di Sulut," tandasnya. (Eka Egeten)