Terkait Serapan Anggaran Bappeda, Kaawoan Sentil Kinerja Kurang


Manado, MX
Peringatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menyasar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulut. Masalah realisasi program diingatkan. Wakil rakyat Gedung Cengkih mengorek serapan anggaran yang dinilai masih rendah.
 
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPRD Sulut, Herol Vresly Kaawoan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bappeda Provinsi Sulut, Senin (11/6), di ruang rapat Komisi I. Ia mengungkapkan, realisasi anggaran sampai awal triwulan 3, 19 Juni 2022 adalah 38,13 persen. 
 
"Tahun lalu juga saya sudah sampaikan realisasi anggaran ke Bappeda, lemah. Juga sama dengan tahun ini," ujar Herol.
 
Seharusnya menurut dia, di bulan seperti ini realisasi anggaran sudah 50 persen ke atas ini. 
 
"Ini kan sudah triwulan 3. Tapi ini masih 38 persen," ungkapnya. 
 
Menurutnya, salah satu indikator realisasi anggaran lemah berarti kinerja itu kurang. Sebaliknya kinerja yang kurang, berarti realisasi anggaran tentu lemah.
 
"Tahun lalu saya ingat, saya sampaikan untuk itu saya mendorong di triwulan tiga bisa maksimal dalam realisasi anggaran," tegas Herol.
 
Diketahui, RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Sulut Raski Mokodompit, didamping Wakil Ketua Komisi Braien Waworuntu dan Sekretaris Hendry Walukow. Turut hadir Anggota Komisi I Melky Pangemanan dan Hilman Idrus. (Eka Egeten)



Sponsors

Sponsors