Peraturan Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu Disosialisasikan ke Insan Pers


Tomohon, MX

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon kembali menggelar sosialisasi.  Kali ini, melibatkan insan pers. Topik soal peraturan pengawasan penyelenggaraan Pemilu pun diusung dalam giat yang digelar di Wale Megfra Matani, Jumat (18/11).

Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Tomohon, Irvan Dokal, S.H, mengungkapkan, sosialisasi ini memang perlu dilakukan. Alasannya, informasi terkait regulasi yang ada di Bawaslu, mesti diketahui khalayak publik.

Untuk itu pihaknya mengadakan giat sosialisasi dengan pesertanya para wartawan yang bertugas peliputan di Kota Sejuk. Dijelaskan, adanya pola hubungan baru dalam Peraturan Bawaslu nomor 3 tahun 2022, yakni pembagian divisi berbeda dengan regulasi lama.

"Terkait itu, kami melaksanakan sosialisasi ke publik untuk menyampaikan hal ini. Dibutuhkan kerja sama dengan media untuk memberitakan informasi ke publik tentang regulasi Bawaslu yang terbaru. Peran media sangat penting dalam menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat," ungkap Dokal.

Kehadiran insan pers dalam sosialisasi tersebut diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap kerja-kerja pengawasan dan pencegahan pelanggaran pemilu. Sehingg potensi pelanggaran pemilu dapat dicegah lebih awal.

Tampil sebagai narasumber, Dr. Ferol Warouw, S.H, dari unsur akademisi Unima. Dirinya mengangkat sejumlah isu terkait rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia dalam pengawasan pemilih, minimnya regulasi penegakkan hukum pemilih di era post-truth. Sedangkan narasumber lainnya, salah satu Anggota Tim Pemeriksa Daerah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia, Victory Rotti. Dia mengangkat topik tentang teknis penanganan temuan atau laporan dugaan pelanggaran pemilu. (hendra mokorowu)