Rompas: Negara Memang Harus Kuasai Jaringan Internet


Manado, MX
Ketua DPD Bakti Nuswantara Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Brian Lery Riedel Rompas sepakat dengan pemikiran sosok Pati Polri, Komjen (Pol) Dharma Pongrekun dalam menangkal rekayasa global.
 
Menurut Brian, pemikira Porengkun negara harus memiliki kontrol terhadap jaringan internet, sangatlah efektif dalam menangkal rekayasa global.
 
"Dari bincang santai dengan beliau (Dharma Pongrekun), saya sangat sepakat konsep pemikiran beliau terkait sistem satu pintu dalam menangkal rekayasa global, di mana negara memang harus secepatnya menguasai jaringan internet yang selama ini dimiliki swasta," kata Rompas, Senin (12/09).
 
Lanjutnya, kecanggihan teknologi informasi saat ini seringkali direkayasa, yang bisa menyesatkan masyarakat apabila tidak ada sistem satu pintu yang mengontrol atau menangkal.
 
"Seperti yang dikatakan beliau, dunia digital menjadi media bertumbuhnya informasi palsu alias hoaks yang kini sudah menjadi industri. Apabila tidak ditangkal dengan cepat, dapat menimbulkan fitnah yang berujung menyesatkan, ujaran kebencian, konflik sosial hingga disintegrasi bangsa," lanjutnya.
 
"Oleh karena itu, selain jaringan internet harus dikuasai negara, konsep dari Dharma Pongrekun agar perlu dibentuk Industri Teknologi Nasional (ITN) yang berdasarkan pada nilai luhur bangsa dan berjalan dengan kurikulum berlandaskan Pancasila, sangatlah penting," sambungnya.
 
Dirinya pun sepakat apa yang ditulis Dharma Pongrekun dalam Buku "Indonesia Dalam Rekayasa Kehidupan". Dimana pada halaman 46, mengutip pemahaman filosofis Albert Einstein, "I fear the day technology will surpass our human interaction. The world will have a generation of idiots."
 
"Jika kita tidak secepatnya menangkal rekayasa global, maka pemahaman sosok Albert Einstein bahwa ia takut pada hari di mana teknologi akan melampaui interaksi manusia kita. Dunia akan memiliki generasi idiot. Itu bisa saja terjadi. Pada akhirnya, apa yang kita terima sama sekali tidak sepadan dengan kehancuran yang akan dihadapi," tandasnya.
 
Diketahui, Komjen (Pol) Dharma Pongrekun yang sempat menjabat Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara periode 2019-2021, saat ini sebagai Analis Kebijakan Utama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.
 
Dharma Pongrekun yang memberi perhatian serius terkait penggunaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di era globalisasi, menulis buku "Indonesia Dalam Rekayasa Kehidupan" yang memuat materi tentang globalisasi dan pengaruhnya di Indonesia. (Eka Egeten)
 



Sponsors

Sponsors